Skip to main content

Kreatifitas Tanpa Batas

Kreatifitas Tanpa Batas


Orang yang mempunyai jiwa kreatif berarti orang itu mempunyai pemikiran untuk merubah hidupnya. Biasanya didalam keluarga, yang mempunyai kreatifitas tinggi adalah laki-laki. Apakah perempuan tidak mempunyai kreatifitas? Punya, tetapi lebih dominan laki-laki. Terus apa yang dipunyai oleh perempuan? Yang di punyai oleh perempuan adalah intelegensi. Sehingga di dalam keluarga, untuk memperoleh anak yang pintar (smart), gen terbesar berasal dari IBU dan untuk kreatifitas berasal dari AYAH.

Ketika ada seorang anak yang ingin menunjukan kreatifitasnya tetapi dilarang oleh orang tuanya, itu adalah cara yang salah. Seharusnya orang tua mendukung, ketika anaknya ingin berkarya dan ingin berekspresi sendiri. Tugas orang tua hanya mendukung bukan melarang. Kreatifitas seseorang berbeda-beda, ada yang menunjukan keunikan dari sebuah karya dan ada pula yang menunjukan kwalitas dari sebuah karya tersebut.

Jangan berfikir karya kita takut tidak di terima oleh orang lain, tetapi takut dan berfikirlah jika karya kita diterima oleh orang lain. Karena mempertahankan sebuah karya lebih sulit di banding membuat karya. Tidak hanya keunikan yang ditonjolkan tetapi kwalitas harus tetap di jaga. Karena keduanya mempunyai fungsi yang sama didalam sebuah karya.


Kreatifitas mempunyai nilai yang tinggi, karena tidak semua orang mempunya kreatifitas. Jika ada orang yang kreatif sudah pasti orang tersebut mempunyai kreatifitas. Jika ada orang yang mempunyai kreatifitas belum tentu orang itu kreatif. Marilah kita berfikir dari sekarang dan sukses yang sesungguhnya ketika mempunyai sebuah karya, jika tidak mempunyai karya berarti belum merasakan sukses.

Comments

  1. katanya sih kreatifitas itu timbul dari otak kiri? betulkah? dan bagai mana cara melatih kecerdasan otak kiri tersebut?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU INSTITUT AGAMA ISLAM MA'ARIF NU METRO LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2020/2021

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU INSTITUT AGAMA ISLAM MA'ARIF NU METRO LAMPUNG TAHUN AKADEMIK 2020/2021 PERSYARATAN AKADEMIK : Berijazah SMA/MA/SMK dan yang sederajat Lulusan D.I, D.II dan Sarjana Muda Lulusan pondok pesantren PERSYARATAN ADMINISTRASI : Mengisi formulir Pendaftaran Foto copy STTB Ijazah terakhir 2 lembar Pas foto ukuran : 3×4 cm sebanyak 4 lembar Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang I Pendaftaran Calon Mahasiswa Gelombang I (02 Januari-13 April 2020) Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Calon Mahasiswa Gelombang I (20 April 2020) Tes Kemampuan Baca Tulis Al Qur’an Mahasiswa Gelombang I (22 April 2020) Heregistrasi Mahasiswa Gelombang I (22 April – 18 Mei 2020)  Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang II Pendaftaran Calon Mahasiswa Gelombang II (19 Mei – 31 Juli 2020) Tes Gelombang II (05 Agustus 2020) Pengumuman Hasil Seleksi Gelombang II (08 Agustus 2020) Heregistrasi dan Pendaftaran PBAK Gelombang I dan II (08 Agustus-30 Agustus 2020) P...

makalah Structure of the business letter & Letters promoting good will

CHAPTER I INTRODUCTION 1.       BACKGROUND Few business transactions are carried through successfully without correspondence at some point. Enquiries must be answered, quotations given order placed, complaints dealt with, transport and insurance arranged and account settled. Letters must be written to customers, salesman, agents, suppliers, bankers, ship-owners and many others. They cover every conceivable phase of business activity. They are the firm’s silent salesman and often enough represent its only contact with the outside world. Hence the need to create a good impression, not only of the writers firm, but also of the writer himself as an efficient person eager to be of service. Every business letter is written to a purpose; each has its own special aim and one of the features of this book is its use of explanation to show how the various letters set out to achieve their aims. Basic legal principles relevant to different types of transacti...

pengertian, fungsi dan ruang lingkup jurnalistik

BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Jurnalistik termasuk ilmu terapan atau applied sciense yang dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta dinamika masyarakat itu sendiri. Sebagai ilmu jurnalistik masuk dalam bidang ilmu komunikasi yakni ilmu yang mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan pemikiran atau informasi kepada orang lain dengan masuk memberi tahu, mempengaruhi atau memberikan kejelasan. Secara harfiah (etimologis, asal usul kata), jurnalistik ( journalistic ) artinya kewartawanan atau hal-ihwal pemberitaan. Kata dasarnya “jurnal” ( journal ), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” ( day ) atau “catatan harian” ( diary ) dan kata istik yang merunjuk pada kata estetika yang berarti ilmu pengetahuan tentang keindahan. Keindahan yang dimaksud adalah mewujudkan berbagai produk seni dan keterampilan dangan menggunakan bahan-bahan yang diperlukannya, dan...